
Kawah Putih
Kawah putih adalah tempat wisata yang berlokasi di Ciwidey, Bandung.
Untuk mengisi hari libur, jumat 10 April 2009 saya bersama teman-teman Karang Taruna Puri Imperium jalan-jalan ke kawah putih. Dari Jakarta ke Kopo, Bandung lewat jalan tol Cipularang. Dari Kopo, Bandung menuju ke Kawah Putih di Ciwidey memakan waktu kira-kira 2 jam lebih.
Perjalanan menuju kawah putih sungguh amat menyenangkan dan lancar. Alhamdulillah waktu itu Ciwidey tidak diguyur hujan sehingga kami bisa menikmati pemandangan di kanan kiri jalan raya. Pemandangan menuju kesana dihiasi hutan di kanan kiri jalan raya yang berkelok-kelok seperti di puncak. Selain itu, kami juga melewati kebun strawberry yang bisa dipetik langsung loh oleh pembeli.
Sayangnya, kami sampai di kawah putih menjelang jam 5 sore, sehingga tidak sempat ke objek wisata lain yang berada disekitar kawah putih.
Harga tiket masuk ke kawah putih Rp. 10.000/orang. Tapi karena kami rombongan jadi dapat harga discount.
Setelah membayar tiket masuk, bagi pengunjung yang membawa mobil bisa langsung ke atas ke dekat lokasi kawah putih. Tapi bagi pengunjung yang naik bis, bis diparkir di tempat parkir dekat loket masuk, tidak boleh naik ke lokasi dekat kawah putih. Bagi pengunjung yang naik bis atau tidak membawa mobil, disediakan mobil seperti odong-odong untuk menuju ke lokasi. Karena kami membawa mobil, maka mobil kami bisa langsung naik menuju kawah.
Medan yang kami tempuh berkelok-kelok dan menanjak. Sehingga mengharuskan mobil dalam kondisi prima. Ada beberapa mobil pengunjung lain yang mogok karena tidak kuat nanjak. Kasihan juga mereka. Bahkan pulangnya ada mobil yang harus diderek oleh mobil lainnya. Selama perjalanan, AC mobil kami dimatikan supaya tidak mogok ditengah jalan. Otomatis pakai AC alam dari luar yang cukup dingin namun sedikit berbau belerang. Alhamdulillah mobil wawan yang saya tumpangi tidak mogok sehingga bisa lancar sampai di parkiran yang tidak jauh dari lokasi kawah putih.
Subhanallah ternyata kawahnya indah bangeeet. Dari kejauhan kawah terlihat agak berwarna putih diselimuti kabut yang mulai turun. Udara disana dingiiiin bangeet kira-kira 15 derajat celcius. Kalau saya berbicara, dari mulut saya keluar uap (kaya di luar negeri aja yah?). Baju hangat yang saya pakai kurang tebal, sehingga badan saya terasa membeku, tulang-tulang sedikit terasa ngilu.
Saya bersama teman-teman berendam di tepian kawah sambil foto-foto. Waktu itu banyak juga pengunjung lain yang ikut berendam. Air kawah ternyata tidak dingin seperti udara disana. Tapi lama-lama berendam, kulit terasa agak gatal.
Tanpa terasa hari mulai menjelang maghrib, sehingga kami kembali ke parkiran mobil. Di tempat parkir mobil banyak dijual buah strawberry segar. Dijual juga strawberry lapis coklat yang rasanya mmm… yummy banget. Apalagi strawberrynya besar-besar dan tidak asam sehingga mantapp waktu dikunyah, cocok dimakan di udara dingin seperti disana. Harga strawberry disana juga murah. Disana juga dijual assecories bentuk strawberry seperti bantal, tas yang bergambar strawberry.
Karena hari sudah gelap, maka saya siap-siap kembali ke mobil Wawan untuk melanjutkan perjalanan ke Bandung. Sepertinya rombongan kami sudah ditinggal oleh 2 rombongan mobil teman saya yang lain yaitu rombongan mobil Tata dan Dedy. Namun, setelah mobil melaju beberapa meter dari parkiran, ada suara orang berteriak dari mobil di belakang saya, yang ternyata asal suara itu dari mba Djatu, istrinya Dedy. Mba Djatu berteriak “ada Imam dan Gama nggak disitu?” Di mobil wawan tidak ada. Waduh… apa mungkin mereka ada di mobil Tata yah? Padahal susah banget menghubungi Tata karena disana tidak ada signal handphone. Waduh, mana hari sudah gelap banget, orang-orang sudah banyak yang turun.
Akhirnya diputuskan Wawan dan Dedy kembali ke atas jalan kaki ke tempat parkiran mencari Imam dan Gama, sedangkan yang lainnya menunggu di mobil. Saya pindah ke mobil Dedy untuk menemani mba Djatu.
Setelah beberapa lama kemudian, kaca mobil saya diketok-ketok oleh seseorang yang ternyata dia adalah IMAM yang sedang kami cari. Whaa!!! Akhirnya ketemu juga….
Imam ditemukan oleh Dedy dan Wawan ketika sedang naik ojek untuk menyusul rombongan kami. Sekarang tinggal 1 orang yang belum ditemukan yaitu Gama. Dimanakah dia?
Kami memutuskan untuk tetap turun menuju pintu keluar. Mudah-mudahan saja Gama ada di mobil Tata. Perjalanan pulang lebih menegangkan dibanding berangkatnya. Karena hari sudah gelap, jalanan menurun dan berkelok, di kiri – kanan jalan banyak hutan hiiy… sempet merinding juga. Namun alhamdulillah kami bisa selamat sampai dipintu keluar.Dan ternyata di parkiran dekat pintu keluar, mobil Tata sudah tiba terlebih dahulu dan Gama ada di rombongan itu ! uggh Gama dan Imam bikin heboh ajaaaa!! Akhirnya mereka diinterogasi oleh kami kenapa bisa terpisah rombongan. Tapi alhamdulillah mereka bisa ditemukan dan gak ketinggalan di atas kawah hehe.
Selanjutnya kami melanjutkan perjalanan ke Bandung untuk mencari tempat makan dan penginapan.
Sabtu sore, setelah berkeliling kota Bandung, kami kembali ke Jakarta.

kira klo naik odong2 ke kawahnya berapa ya ???
karena kami rombongan.
teh ,, mau nanya … (hehe ,, maaf manggil teteh )
qra2 klo jalan berapa jam ya nyampe kawah ???
trus klo naik mobil kaya odong2 gtu ,, ongkosnya berapa ya ???
makasihh
dibales ya ..
cz rombongan mau ke sana
# fauziyah
hai fauzi, salam kenal yah.
Iya gpp manggil teteh jg
oya, klo jalan dari mana nih? dari pintu masuk kawah putih?
Duh.. kalo jalan kaki ga tau saya brp lamanya soalnya saya naik mobil wkt itu kesana dan gak cari tau brp ongkosnya hehe. Tp saya sarankan naik transportasi yg disediakan disana aja krn jalannya agak menanjak dan cukup jauh kira-kira 5 km dari pintu masuk (jarak ini kira2 aja loh yah). Pokoknya lebih baik jangan jalan kaki deh…
Met jalan2 yah ^-^
Kawah Putih enaknya klo kesana pagi, coz klo dah siang panazzz banget & juga rada silau klo siang jadi buat fhotox2 agak kurang bagus hasilnya.
# johan
makasih masukannya. yup bnr kata johan klo pagi lebih enak klo ke kawah putih dan lebih banyak waktu untuk menikmati pamandangan disana.